Kembali ke Blog
20 Agustus 2026

Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) Es Kopi Susu dengan Benar

Banyak pemilik kedai kopi yang menentukan harga jual sekadar "mengikuti harga pasar" tanpa benar-benar menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Akibatn...

Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) Es Kopi Susu dengan Benar

Banyak pemilik kedai kopi yang menentukan harga jual sekadar "mengikuti harga pasar" tanpa benar-benar menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Akibatnya, kafe selalu ramai, tapi di akhir bulan arus kas selalu negatif alias rugi.

Menghitung HPP dengan akurat adalah fondasi utama dalam bisnis F&B. Mari kita bedah cara menghitung HPP untuk satu cup Es Kopi Susu.

Komponen HPP Es Kopi Susu Gula Aren

Anda harus menghitung setiap mililiter dan gram bahan yang digunakan, bukan cuma menebak.

  • Espresso (18g kopi bubuk): Jika 1 kg biji kopi harganya Rp 150.000, maka 18g = Rp 2.700
  • Susu Segar (150ml): Jika 1 Liter (1000ml) susu harganya Rp 20.000, maka 150ml = Rp 3.000
  • Gula Aren Cair (20ml): Jika 1 Liter sirup aren Rp 50.000, maka 20ml = Rp 1.000
  • Packaging (Cup, Sablon, Sedotan, Plastik): Rp 1.500
  • Total HPP 1 Gelas: Rp 2.700 + Rp 3.000 + Rp 1.000 + Rp 1.500 = Rp 8.200

Jika Anda menjualnya dengan harga Rp 20.000, maka Gross Margin (Laba Kotor) Anda adalah Rp 11.800 (sekitar 59%). Angka yang sehat!

Kesalahan Umum Pemula

  • Lupa menghitung "Waste" (Penyusutan): Susu basi atau tumpah tidak dihitung.
  • Lupa menghitung komponen kecil: Sedotan, cup sleeve, atau kantong kresek sering tidak dimasukkan dalam HPP.

Menggunakan Fitur Resep (Recipe) Tuntas POS

Menghitung manual di Excel memang memusingkan. Dengan Tuntas POS, Anda bisa memasukkan resep untuk setiap menu. Sistem akan secara otomatis menghitung HPP setiap kali harga supplier bahan baku Anda berubah! Anda bisa tenang fokus pada pemasaran, sementara kami menjaga agar dapur Anda tidak salah menu.