Kembali ke Blog
20 Agustus 2026

Strategi Diskon Akhir Pekan yang Menguntungkan, Bukan Membakar Uang

Diskon besar-besaran adalah pisau bermata dua dalam bisnis F&B. Jika dilakukan tanpa perhitungan cermat, diskon memang akan membuat outlet Anda diserb...

Strategi Diskon Akhir Pekan yang Menguntungkan, Bukan Membakar Uang

Diskon besar-besaran adalah pisau bermata dua dalam bisnis F&B. Jika dilakukan tanpa perhitungan cermat, diskon memang akan membuat outlet Anda diserbu pelanggan, tetapi Anda akan menangis saat menghitung Laba Rugi di malam hari karena Anda hanya "membakar uang".

Memberikan diskon akhir pekan (Weekend Promo) yang menguntungkan membutuhkan kombinasi strategi psikologis penetapan harga dan pengelolaan HPP yang akurat.

1. Gunakan Bundle Promo, Bukan Potongan Harga Satuan

Jangan pernah memberikan diskon "Diskon 20% untuk semua Es Kopi". Ini akan menjatuhkan perceived value (persepsi nilai) produk utama Anda. Sebagai gantinya, gunakan teknik Bundling: "Beli 1 Kopi Susu + 1 Roti Bakar hanya Rp 35.000 (Harga Normal Rp 45.000)". Dengan taktik ini, Anda "memaksa" pelanggan untuk membeli makanan ringan yang HPP-nya rendah, sehingga secara keseluruhan, Average Ticket Size dan Laba Kotor harian Anda tetap terjaga dengan aman.

2. Manfaatkan Inventory yang Lambat Bergerak (Slow-Moving)

Cek data penjualan di aplikasi Tuntas POS. Lihat bahan makanan atau minuman apa yang hampir mendekati masa expired atau kurang laku minggu ini. Jadikan menu tersebut sebagai objek promosi diskon Anda agar stok segera menjadi uang tunai sebelum terbuang sia-sia.

3. Diskon Khusus "Happy Hour"

Daripada memberikan diskon seharian penuh di hari Minggu (yang biasanya memang sudah ramai), berikan diskon di "jam mati" (misalnya jam 14.00 - 16.00). Tujuannya adalah meratakan arus pelanggan (menghindari kerumunan yang memicu burnout karyawan dan waktu antrean yang panjang).

Dengan sistem Promosi Dinamis di Tuntas POS, Anda bisa menyetel agar diskon otomatis aktif dan non-aktif sesuai jadwal jam dan hari yang Anda tentukan. Kasir tidak perlu menghitung manual, mencegah human error dan manipulasi nota!